Gamat Emas Teripang Sea Cucumber Jelly
The Amazing Jelly Gamat
Halaman Depan
Kandungan
Penelitian - Pengakuan
Kisah Nyata dalam Foto
Kisah Nyata dalam Cerita
Cara Konsumsi
Harga dan Pembelian
Agen Nasional
Hubungi Kami
Artikel Trubus
Artikel Kesehatan


ARTIKEL REPUBLIKA GOLD-G AMPUH UNTUK
SERTIFIKASI GOLD-G

Sertifikat HALAL dari Malaysia: JAKIM (22.00)/492/2/1 010-10/2004

Good Manufacturing Practice Product

Rekomendasi dari Agri-Food . Veterinary Authority of Singapore (AVA)

Sertifikat BPOM RI TI 11464572
BPOM RI TI 114645721

Search by Google



GNE Gold-G Sea Cucumber Jelly adalah produk jeli gamat yang berasal dari spesies Golden Stichopus Variegatus yaitu spesies terbaik dan satu-satunya spesies yang mengandung Gamapeptide (tidak ditemukan pada spesies lain). Gamapeptide bermanfaat untuk mencegah inflamasi, mengurangi rasa sakit, 3x mempercepat penyembuhan luka, mengaktifkan pertumbuhan dan mengaktifkan sel-sel, membuat kulit lebih muda dan meningkatkan kecantikan, menstabilkan emosi, memelihara sirkulasi darah.



PRODUK LAIN Membuat Darah Menjadi Lebih Alkali, Encer dan Lancar Menjaga Kesehatan Jantung Anda, Mengatasi Penyumbatan Pembuluh Darah Propolis Grade Tertinggi dengan 400 Senyawa Kimia Sufran Fibre Sufran Chlorophyll Serbuk Pepermint Kopi Miracle untuk Suami Istri Joss Greng dan Tahan Lama Kopi Miracle untuk Suami Istri Joss Greng dan Tahan Lama Kopi Miracle untuk Suami Istri Joss Greng dan Tahan Lama



Awas
Jangan Salah Beli
Biofir Imitasi Berbahaya!
Klik di sini informasinya




Kopi Miracle untuk Suami Istri Joss Greng dan Tahan Lama Kopi Miracle untuk Suami Istri Joss Greng dan Tahan Lama Kopi Miracle untuk Suami Istri Joss Greng dan Tahan Lama

Teripang/Gamat Emas Kualitas Terbaik - Destilasi 4x - Bebas Garam - Tidak Asin
Lebih Gurih - Lebih Kental - Lebih Manjur - Tidak Amis - Sangat Aman - Dijamin HALAL
SEMBUH DARI PENYAKIT HEPATITIS

SEMBUH DARI PENYAKIT HEPATITIS

Nama : Agustina Ariyanti (28 tahun)
Keluhan : Hepatitis B
Jenis Produk : Gold-G Sea Cucumber Jelly

Saya menderita tiroid dan dokter menganjurkan untuk dioperasi. Sebelum operasi saya diminta untuk check up dan ternyata hasil check up menunjukkan bahwa saya positif menderita Hepatitis B.

Karena Hepatitis B tersebut, maka dokter tidak berani melakukan operasi pada tiroid saya. Setelah itu saya dianjurkan konsumsi produk Gold-G oleh Ibu Syamsiah, lalu saya konsumsi Gold-G 2x sehari. Kurang dari 1 minggu saya kembali melakukan check up, dan ternyata Hepatitis B sudah NEGATIF, saya pun dapat menjalankan operasi pada tiroid saya.

APAKAH PENYAKIT HEPATITIS?

Penyakit Hepatitis adalah penyakit yang disebabkan oleh beberapa jenis virus yang menyerang dan menyebabkan peradangan serta merusak sel-sel organ hati manusia. Hepatitis diketegorikan dalam beberapa golongan, diantaranya hepetitis A, B, C, D, E, F dan G. Di Indonesia penderita penyakit Hepatitis umumnya cenderung lebih banyak mengalami golongan hepatitis B dan hepatitis C. namun disini kita akan membahas pada fokus artikel penyakit Hepatitis A, Hepatitis B dan Hepatitis C.

Penyakit Hepatitis A

Hepatitis A adalah golongan penyakit Hepatitis yang ringan dan jarang sekali menyebabkan kematian, Virus Hepatitis A (VHA = Virus Hepatitis A) penyebarannya melalui kotoran/tinja penderita yang penularannya melalui makanan dan minuman yang terkomtaminasi, bukan melalui aktivitas sexual atau melalui darah. Sebagai contoh, ikan atau kerang yang berasal dari kawasan air yang dicemari oleh kotoran manusia penderita.

Penyakit Hepatitis A memiliki masa inkubasi 2 sampai 6 minggu sejak penularan terjadi, barulah kemudian penderita menunjukkan beberapa tanda dan gejala terserang penyakit Hepatitis A.

Gejala Hepatitis A. Pada minggu pertama, individu yang dijangkiti akan mengalami sakit seperti kuning, keletihan, demam, hilang selera makan, muntah-muntah, pusing dan kencing yang berwarna hitam pekat. Demam yang terjadi adalah demam yang terus menerus, tidak seperti demam yang lainnya yaitu pada demam berdarah, tbc, thypus, dll.

Penanganan dan Pengobatan Hepatitis A. Penderita yang menunjukkan gejala hepatitis A seperti minggu pertama munculnya yang disebut penyakit kuning, letih dan sebagainya diatas, diharapkan untuk tidak banyak beraktivitas serta segera mengunjungi fasilitas pelayan kesehatan terdekat untuk mendapatkan pengobatan dari gejala yang timbul seperti paracetamol sebagai penurun demam dan pusing, vitamin untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan nafsu makan serta obat-obatan yang mengurangi rasa mual dan muntah.

Sedangkah langkah-langkah yang dapat diambil sebagai usaha pencegahan adalah dengan mencuci tangan dengan teliti, dan suntikan imunisasi dianjurkan bagi seseorang yang berada disekitar penderita.

Penyakit Hepatitis B

Hepatitis B merupakan salah satu penyakit menular yang tergolong berbahaya didunia, Penyakit ini disebabkan oleh Virus Hepatitis B (VHB) yang menyerang hati dan menyebabkan peradangan hati akut atau menahun. Seperti hal Hepatitis C, kedua penyakit ini dapat menjadi kronis dan akhirnya menjadi kanker hati. Proses penularan Hepatitis B yaitu melalui pertukaran cairan tubuh atau kontak dengan darah dari orang yang terinfeksi Hepatitis B.

Adapun beberapa hal yang menjadi pola penularan antara lain penularan dari ibu ke bayi saat melahirkan, hubungan seksual, transfusi darah, jarum suntik, maupun penggunaan alat kebersihan diri (sikat gigi, handuk) secara bersama-sama. Hepatitis B dapat menyerang siapa saja, akan tetapi umumnya bagi mereka yang berusia produktif akan lebih beresiko terkena penyakit ini.

Hati-hati dengan penyakit hepatitis B. Pasalnya penyakit ini tidak menunjukkan gejala sama sekali, maka tak heran apabila para penderitanya sama sekali tidak menyadari kalau dirinya telah menderita hepatitis B. Hal itulah yang menyebabkan jumlah penderita penyakit ini terus bertambah. Berdasarkan data World Health Organization (WHO) sekitar 350 juta orang di dunia terinfeksi penyakit yang disebabkan oleh virus tersebut. Dari jumlah tersebut sekitar 12 juta di antaranya merupakan penduduk Indonesia.

Seseorang dinyatakan positif mengalami hepatitis B oleh dokter bila telah menjalani serangkaian pemeriksaan secara klinis di laboratorium.
Dokter biasanya akan mempertimbangkan sejumlah indikator seperti HBsAg positif (antigen yang menandakan adanya infeksi) atau kenaikan enzim hati (SGOT dan SGPT). Selanjutnya, dari hasil pemeriksaan nanti, kemudian dokter akan menentukan apakah infeksi ini perlu diobati atau tidak. Sebagai contoh, tidak semua yang memiliki HBsAg positif akan diobati karena harus dilihat dulu dari kelompok mana dan harus dilihat faktor lain yang menyebabkannya. Untuk itu, pasien harus aktif menjalani pemeriksaan yang disarankan oleh dokter.

Meski belum ada yang memberikan kepastian mengenai gejala hepatitis B, beberapa pakar kesehatan berusaha mengidentifikasikannya berdasarkan case pasien yang menderita penyakit itu. Dari situ, diketahui gejala hepatitis B dapat berupa lesu, sakit otot, lemah, demam ringan, mual, kurang nafsu makan, mata dan kulit warna kuning dan air kecing berwarna agak gelap.

Langkah-langkah pencegahan agar terhindar dari penyakit Hepatitis B adalah pemberian vaksin terutama pada orang-orang yang beresiko tinggi terkena virus ini, seperti mereka yang berprilaku sex kurang baik (ganti-ganti pasangan/homosexual), pekerja kesehatan (perawat dan dokter) dan mereka yang berada didaerah rentan banyak kasus Hepatitis B.

Penyakit Hepatitis C

Penyakit Hepatitis C adalah penyakit hati yang disebabkan oleh Virus Hepatitis C (VHC). Proses penularannya melalui kontak darah {transfusi, jarum suntik (terkontaminasi), serangga yang menggiti penderita lalu mengigit orang lain disekitarnya}. Penderita Hepatitis C kadang tidak menampakkan gejala yang jelas, akan tetapi pada penderita Hepatitis C kronik menyebabkan kerusakan/kematian sel-sel hati dan terdeteksi sebagai kanker (cancer) hati. Sejumlah 85% dari kasus, infeksi Hepatitis C menjadi kronis dan secara perlahan merusak hati bertahun-tahun.

Pada hepatitis C penderita yang menjadi kronik jauh lebih banyak. Sebagian penderita hepatitis C kronis akan menjadi sirosis hati dan kanker hati. Hanya sebagian kecil saja penderita hepatitis B yang berkembang menjadi kanker hati. Begitu pula pada penderita hepatitis C hanya sebagian yang menjadi kanker hati. Biasanya diperlukan waktu 17 sampai dengan 20 tahun seorang yang menderita hepatitis C untuk berkembang menjadi sirosis hati atau kanker hati.

Penularan hepatitis terjadi melalui kontak langsung dengan darah dan cairan tubuh yang terinfeksi. Faktor lainnya dapat berupa penggunaan jarum suntik yang tidak steril dan dipakai secara bergantian, produk darah yang masih belum diproses dengan prosedur penapisan yang benar. Selain itu, penularan juga dapat lewat hubungan seksualitas dan tato dengan menggunakan alat yang tidak disterilkan.

Gejala Hepatitis C. Sering kali orang yang menderita Hepatitis C tidak menunjukkan gejala, walaupun infeksi telah terjadi bertahun-tahun lamanya. Namun beberapa gejala yang samar di antaranya adalah ; Lelah, Hilang selera makan, Sakit perut, Urin menjadi gelap dan Kulit atau mata menjadi kuning yang disebut "jaundice" (jarang terjadi). Pada beberapa kasus dapat ditemukan peningkatan enzyme hati pada pemeriksaan urine, namun demikian pada penderita Hepatitis C justru terkadang enzyme hati fluktuasi bahkan normal.

Penanganan dan Pengobatan Hepatitis C. Adapun tujuan pengobatan dari Hepatitis C adalah menghilangkan virus dari tubuh anda sedini mungkin untuk mencegah perkembangan yang memburuk dan stadium akhir penyakit hati. Pengobatan pada penderita Hepatitis C memerlukan waktu yang cukup lama bahkan pada penderita tertentu hal ini tidak dapat menolong, untuk itu perlu penanganan pada stadium awalnya.

SEMBUH DARI PENYAKIT HEPATITIS

Trubus Edisi: Minggu, 02 Juli 2006 17:07:11

Wiwiek Ady Pramesti tidak pernah menyangka kesibukannya bekerja mendatangkan penderitaan. Awalnya ia menganggap nyeri ulu hati yang beberapa kali menyerang adalah penyakit biasa. Makanya wanita bertubuh jangkung itu tak pernah memeriksakannya ke dokter. Toh hanya dengan mengkonsumsi obat-obatan yang dijual bebas di apotek, penderitaannya bisa diatasi.

Suatu sore di pertengahan Maret 1997, Wiwiek tengah mengikuti rapat perusahaan. Tiba-tiba ibu 1 anak itu menelungkupkan kedua tangan ke bagian ulu hati. Ulu hati sakit sekali serasa dicabik-cabik, kenang Wiwiek. Tak hanya itu, tubuh Wiwiek menjadi lemas disertai perut mual-mual, kembung, demam, nyeri sendi, dan bengkak pada perut kanan atas semakin menjadi-jadi. Oleh teman-teman sekantornya segera ia dilarikan ke rumahsakit terdekat di Surabaya, Jawa Timur.

Betapa kagetnya Wiwiek ketika ahli medis memvonis dirinya mengidap Hepatitis-B. Hal itu terbukti seminggu kemudian timbul gejala utama hepatitis-B: bagian putih pada mata dan kulit seluruh tubuh tampak menguning, serta air seni berwarna seperti teh.

Coba herbal

Rawat inap selama sebulan penuh terpaksa dijalani Wiwiek. Obat-obatan yang diresepkan dokter pun harus ditelannya. Demi mempercepat kesembuhan, Wiwiek rutin melakukan terapi. Sayang, hasilnya belum maksimal. Rasa lelah, letih, dan lesu kerap menyambanginya. Meski kurang efektif dan menimbulkan efek samping, ibu kelahiran 22 April 1957 itu tidak bisa menolak asupan obat dokter. Jika tidak, risiko sering mual-mual, menggigil, dan pegal-pegal harus diterimanya.

Namun, lama-kelamaan Wiwiek bosan mengasup obat-obatan yang berefek mual sampai lemas itu. Dalam kebimbangan, ia memutuskan mencari kesembuhan lewat jalur alternatif. Pijat refleksi dari ahli di Desa Banyuwangi, Jawa Timur, menjadi pilihan pertama. Seminggu 3 kali ia rutin bertandang ke Banyuwangi.

Ibarat melempar kelereng ke dasar danau, perlahan gelombangnya menghilang. Namun, kelereng masih tetap berada di dalamnya. Sama halnya dengan usaha Wiwiek memulihkan kesehatan. Setelah dipijat, kondisi tubuh menjadi prima. Tubuh jadi tegar, tapi virusnya masih ada di dalam, tuturnya. Belakangan ia terpikat pada ramuan herbal yang ditawarkan teman sekantornya. Ramuan dalam bentuk serbuk itu berasal dari rimpang temulawak. Temulawak direbus dalam dua gelas air sampai mendidih dan tinggal satu gelas. Rebusan temulawak di minum 3 gelas per hari. Hasilnya, dari bulan ke bulan ia merasakan perubahan. Kesehatannya meningkat drastis. Daya tahan tubuhnya membaik, tapi virus hepatitis enggan minggat dari tubuh.

Berkat gamat

Berdampingan dengan penyakit memang bukan pilihan menyenangkan. Sembilan tahun sebagai carier hepatitis dijalani Wiwiek. Selama itu pula hidupnya serasa tak berarti. Oleh karena itu, Wiwiek selalu berusaha mencari kesembuhan. Suatu ketika di penghujung September 2005 ia berjumpa dengan rekan lamanya di Semarang. Dari sanalah perkenalannya dengan gamat-sebutan teripang di Malaysia-berawal. Sejak itu Wiwiek mengkonsumsi gamat secara rutin.

Wiwiek yakin pilihannya kali itu tak meleset. Ia meneguk gamat 1-2 sendok makan 3 kali sehari tanpa didampingi konsumsi obat lain. Dalam hitungan minggu kondisi tubuhnya bertambah prima. Semangat beraktivitas terasa meluap-luap. Awal Mei 2006, noktah cerah kesembuhan mulai tampak di mata wanita 49 tahun itu. Hasil tes SGPT (Serum Glutamic Pyruvic Transaminase) normal di kisaran 15-17 IU dan SGOT (Serum Glutamic Oxaloacetic Transaminase) pun beranjak stabil di angka 17-20 IU.

Demikian pula tes virus/antivirus. Virus hepatitis dalam tubuhnya dinyatakan negatif alias telah musnah. Kurang yakin, tes laboratorium di lain tempat pun dilakoni. Serasa mendapat keajaiban, hasil serupa Wiwiek dapatkan. Pantas bila konsumsi gamat tetap saja dilakukan sebagai wujud syukur.

Diresepkan dokter

Kisah kesembuhan Wiwiek Ady Pramesti itu sebuah keniscayaan. Dokter Hariadi yang dihubungi Trubus menjelaskan kandungan kolagen pada teripang memiliki kemampuan menyembuhkan hepatitis B dengan cepat. Hal itu disebabkan teripang mampu melakukan regenerasi sel secara singkat. Menurut dokter lulusan Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro itu, gamat merupakan suplemen organik. Oleh karena itu, penyerapan dalam tubuh pun berlangsung lebih baik dan tidak menimbulkan efek samping.

Hal senada dijelaskan dr Merlyn di Surabaya. Hepatitis disebabkan oleh virus yang dalam jangka waktu 6 bulan sejak terinfeksi menjadi akut. Bila dibiarkan hingga 6 bulan berikutnya menjadi kronis. Virus masuk ke dalam sel hati dan secara bertahap merusak sel hepar itu. Gamat membantu memperbaiki fungsi hati secara tidak langsung. Apalagi ditunjang dengan makanan bergizi dan istirahat cukup, menjadikan perkembangbiakan virus dapat dicegah.

Jadi, bila ada obat yang bisa menghambat proses replikasi virus sangat disarankan, ucap Merlyn. Selama ini dunia medis mengenal interferon yang berfungsi memperbaiki hati. Meski di lapangan interferon sanggup mengurangi penderitaan akibat hepatitis-B sebanyak 40%, tapi kemampuannya memusnahkan virus masih kecil.

Khasiat gamat memang luar biasa. Kandungan hewan laut filum Echinodermata itu efektif mencegah kehadiran atau bahkan memusnahkan virus patogen. Berbagai pemeriksaan dokter itu menguatkan bukti empiris khasiat gamat menumpas virus hepatitis yang dialami Wiwiek Ady Pramesti. Pantas jika para dokter itu sepakat untuk meresepkannya. Lantunan kesembuhan para penderita hepatitis pun seakan menemukan sandaran baru, si penyembuh ajaib dari teripang. (Hermansyah)

Nama : Agustina Ariyanti (28 tahun)
Keluhan : Hepatitis B
Jenis Produk : Gold-G Sea Cucumber Jelly

Saya menderita tiroid dan dokter menganjurkan untuk dioperasi. Sebelum operasi saya diminta untuk check up dan ternyata hasil check up menunjukkan bahwa saya positif menderita Hepatitis B.

Karena Hepatitis B tersebut, maka dokter tidak berani melakukan operasi pada tiroid saya. Setelah itu saya dianjurkan konsumsi produk Gold-G oleh Ibu Syamsiah, lalu saya konsumsi Gold-G 2x sehari. Kurang dari 1 minggu saya kembali melakukan check up, dan ternyata Hepatitis B sudah NEGATIF, saya pun dapat menjalankan operasi pada tiroid saya.

GOLD-G SEA CUCUMBER JELLY

Dari pengakuan beberapa konsumen kami terkait kasus infeksi Hepatitis, konsumen mengakui terjadi peningkatan hasil tes darah dalam waktu satu minggu.

Gold-G Sea Cucumber Jelly memiliki khasiat penyembuhan yang sangat luar biasa pada beberapa penyakit. Aman, bergizi, paling alami dan ekonomis. Gold-G berasal dari spesies Golden Sea Cucumber (Stichopus Variegatus) yang merupakan salah satu spesies paling bernilai dengan kandungan gizi dan khasiat penyembuhan tertinggi di antara semua spesies Sea Cucumber.

Gold-G Sea Cucumber Jelly mengandung Kolagen, Mukopolisakarida (Glycosaminoglycan Acid), Glucosamine dan Chondroitin, Saponin, Gamapeptide, Protein yang bersinergi bermanfaat untuk:

  • Mempercepat penyembuhan luka, baik di dalam maupun di luar tubuh
  • Meningkatkan sistem kekebalan tubuh, anti kanker dan anti tumor
  • Antioksidan, anti mikroba, anti virus
  • Membantu meregenerasi sel-sel dan jaringan liver/hati sehingga hati mampu lebih banyak memproduksi antibody untuk melawan Virus Hepatitis

Di mana dan bagaimana caranya mendapatkan produk mujarab Gold-G?

 


MENGAPA ANDA MEMBUTUHKAN GOLD-G?

1. Tubuh Anda mengalami penuaan, sehingga semua sistem tubuh menurun fungsinya.

  • Berkurangnya Chondroitin, pelumas persendian

  • Menurunnya kemampuan regenerasi sel-sel tubuh

  • Menurunnya keseimbangan dan keselarasan hormon tubuh

  • Arthritis (nyeri / kaku pada persendian)

2. Gaya hidup masa kini, membuat tubuh kurang bergerak dan menimbulkan berbagai masalah pada kesehatan, seperti terganggunya sistem pembuangan racun dari dalam tubuh, maka berakibat :

  • Meningkatnya kadar asam urat dalam darah

  • Tekanan darah tinggi

  • Intake oksigen pada darah berkurang sehingga mengakibatkan resiko migrain

  • Meningkatnya kerja liver

3. Pola makan dan pemilihan bahan makanan yang kurang tepat sehingga mempercepat masalah / keluhan seperti di atas.

Apakah Anda termasuk di antaranya?

  


New Page 1

 

KOMENTAR PENGUNJUNG

Baca semua komentar >>










Gold-G Diambil dari
Spesies Terbaik Dunia
Golden Stichopus Variegatus
(BUKAN YANG LAIN!)


Foto-foto Kisah Nyata Pemakai Jeli Gamat Gold-G

 PERHATIAN: GOLD-G MELALUI PROSES DESTILASI 4x SEHINGGA BEBAS GARAM (TIDAK TERASA ASIN) 
BPOM RI TI 114645721 

BELI DI AGEN GAMAT RESMI DI INDONESIA

MAU JADI AGEN? HUBUNGI KAMI!

ADMIN & KEAGENAN

Indosat 08563008086
Telkomsel 081230880066

GNE Gold-G Sea Cucumber Jelly adalah satu-satunya produk jeli gamat yang terdaftar di Singapura, sebagai salah satu negara barometer Health Food Asia selain Jepang dan China.

HATI-HATI DENGAN GAMAT DARI MERK LAIN
WALAU KANDUNGAN % LEBIH TINGGI
NAMUN BERASAL DARI SPESIES YANG BERBEDA!


KAMI HANYA MENJUAL EKSTRAK SPESIES GAMAT
STICHOPUS VARIEGATUS
SPESIES GAMAT TERBAIK
SATU-SATUNYA YANG MENGANDUNG GAMAPEPTIDE
BUKAN DARI SPESIES LAIN!
Perhatikan label, kemasan, brosur, dll.

KISAH NYATA
Copyright 2007-2014 Gold-G Sea Cucumber Jelly | Gamat-Emas Golden Eagle | Admin by Probo Jatmiko
Hargailah hak cipta dan kreativitas. Mohon tidak mengambil, memperbanyak atau mencetak sebagian/seluruh isi tanpa ijin tertulis dari kami.